Obyek Tamasya Terbaik di Zurich

Sebab Zürich, kota terbesar di Swiss, familiar sebagai sentra ekonomi dan kultur negara itu dan salah satu ibu kota industri dan keuangan utama, gampang untuk melupakan bahwa itu juga daerah yang menyenangkan dan menarik bagi para pelancong. Banyak daerah tamasya termasuk lusinan museum, sebuah kota tua yang terpelihara dengan bagus yang dipenuhi dengan bangunan abad pertengahan dan Renaissance, dan seni yang cukup – bagus di dalam ataupun di luar museum – untuk membikin pecinta seni senang selama seminggu. Kebiasaan pemikiran liberal Zurich dan kehidupan intelektual aktif menarik tokoh-tokoh terkemuka termasuk Georg Büchner, Vladimir Lenin, James Joyce, C. G. Jung, dan Thomas Mann, dan adat istiadat ini berlanjut ke zaman modern. Sedangkan ramai dengan kesibukan bisnis, Zürich merupakan salah satu kota Swiss terbaik untuk dikunjungi dan dikuasai untuk Tour Halal Eropa Barat.

Danau Zurich
Danau besar ini terwujud dari gletser di Pegunungan Alpen dan memrentang dari Zurich ke banyak kota kecil lainnya, termasuk Thalwil dan Kusnacht. Danau ini sungguh-sungguh bersih, dan ialah rumah bagi banyak pantai dan zona berenang yang berbeda. Mulai dari tempat Bellevue, jalan setapak berjalan sekitar 3 kilometer di sepanjang danau menuju Tiefenbrunnen. Sekitar separuh jalan dari Bellevue ada padang rumput yang ialah daerah yang baik untuk bersantai di hari yang cemerlang. Pencinta perahu akan menemukan sejumlah besar perusahaan yang menawarkan kapal penumpang, yang bisa memberikan tamasya danau atau naik feri ke sebagian kota lain. Pelancong di sini bisa menemukan rumah besar, dan pulau-pulau menawan untuk dijelajahi.

Zurich Altstadt
Zurich Altstadt terdiri dari zona kota bersejarah pas sebelum abad kedua puluh. Itu sudah membikin nuansa arsitektur yang lebih tua di sini, dan ialah rumah bagi banyak landmark, plaza, dan daerah liburan populer lainnya di Zurich termasuk Lindenhof, Fraumunster, Gereja St Peter, Pasar Baru dan wilayah Rathaus Abad Pertengahan yang lama. Secara arsitektur, ada perpaduan abad pertengahan dan gotik, dan pengunjung masih dapat memperhatikan di mana benteng tua kota kuno itu dahulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *